Di kotaku hujan turun lagi, memang
beberapa hari ini hujan begitu aktif mengguyur kota kecilku yg sudah cukup lama tak bersua dengan
hujan, hanya mendung tapi kembali panas... Alhamdulillah sekarang hujan lagi walau
hujannya sepertinya ngerapel gitu karena awet banget. Cuaca yang lumayan dingin membuat aku
kurang nafsu makan, sarapan seadanya dan terpaksa, makan siangpun tidak. Saat jam makan siang aku menyiapkan makan
untuk suami dan putra semata wayangku, dan aku tetap menemani mereka menikmati
makan siang tanpa ikut makan karena nafsu makanku benar2 sudah musnah..__ Usai makan siang aku menemani si kecil
bermain, nonton kartun dan apa saja yg dia mau...siang itu si kecil menolak
untuk tidur siang, kebetulan hari ini suamiku pull di rumah, mungkin si kecil
juga senang melihat ayahnya ada di rumah dan tidak menyia-nyiakan kesempatan
untukbercanda dan bermain bersama. Bermain,bercanda dan
bla..bla..bla..bersama buah hati dan suamiku membuat kami semua lupa waktu, tak
terasa sudah sore, aku melihat ke arah jam dinding sudah pukul lima sore..Ho..ho...ada yg berbunyi...Ach ternyata
hanya suara perutku saja yang rupanya sudah keroncongan karena tidak makan
siang dan hanya sarapan seadanya. Kali ini, perutku tidak mau kompromi, dia
berontak untuk diisi....dan akhirnya akupun memutuskan untuk makan. Beralih ke
dapur untuk mengambil sepiring nasi dan lauk seadanya, tapi aku memilih makan
di arena bermain si kecil....sepertinya akan lebih nikmat makan sambil
melihatnya bermain dengan para mobil2an dan pasukan power rangerx...
Tapi saat aku mulai menyiapkan suapan
pertama, si kecil sudah duduk di depanku meminta untuk disuapi, akhirnya suapan
pertama untuknya, aku menyiapkan lagi untukku sesuap berikutnya, tapi sang
suami meminta disuapi juga, suapan berikutnya sikecil lagi lalu ayahnya lagi,
berikutnya si kecil kemudian ayahnya lagi...begitu seterusnya sampai sepiring
nasiku habis untuk mereka berdua...akupun bergegas menambah satu entong nasi
lagi, tapi lagi..lagi..mereka minta disuapi, wah...wah...wah...ni pasukan doyan
apa lapar ya...??? Sudah dua piring mereka habiskan berdua,
padahal mereka sudah makan siang, Nah aku...?? Perutku yang keroncongan harus
tertunda lagi untuk diisi demi orang-orang yang sangat aku cinta...Tentunya ada
kepuasan tersendiri melihat mereka makan walaupun yang mereka makan seharusnya
bagianku, tapi bukan berarti perutku kenyang melihat mereka kenyang...yang
keroncongan ya tetep aja keroncongan dan harus segera di isi. Akhirnya tiba
juga giliranku ....dan akupun makan dengan sukses...Alhamdulillah...__
Hujan turun lagi di kotaku
Saat hatiku resah, gundah menahan marah
Basah lagi..__
Dan aku menggigil kedinginan
namun hatiku gersang
seperti tak ada tetesan yg membasuh
Tidak ada mentari
masih sembunyi di balik mendung
Dan tidak muncul pula pelangi
yang akan menghiasi bumi
Kucoba tuk bernyanyi...
tapi terdengar seperti nyanyian orang mati
Aku kesepian dalam hiruk pikuk keramaian
Aku sendiri dalam rasa yg tak menentu
Antara bahagia dan gelisah
disela-sela ketenangan dan marah
Hujan turun melepaskan segala kerinduan di bumi
Bercerita tentang s'gala keindahan Negeri di awan
Hujan adalah sebuah beban kebahagiaan...
Yang terbagi bersama bumi yang merindukan
Hujan s'lalu datang memberikan kesejukan di bumi ini
Tapi hujan tak pernah sanggup
menyirami hatikuku yg gersang
Adakah perubahan itu, akan datang
setelah sekian lama aku terbang
Lama skali sy tidak mrasakan sesak di dada karna sakit hati jika ada
orang-orang yang membuat fitnah kpd sy. Slama ini sy sudah brusaha bersikap
baik, agar sy slamat dr guncingan dan fitnah, karna hidup di dalam kompleks
perumahan sprt tmpat tinggal sy adalah sgt besar kemungkinannya dibicarakan
tetangga. Itulah sebabnya sy slalu berusaha menjaga lisan sy, menjaga sikap dan
bahasa tubuh sy semaksimal mungkin baik dalam lingkungan tmpat tinggal sy juga
dlm keluarga sy. Namun trnyata smuanya blum maksimal dan tidak akan prnah
maksimal....Sy sllu teguh dengan prinsip sy "Mengalah bukan berarti kalah",
tetapi menjadi orang yang terlalu mengalah juga salah, ada sebagian orang bisa
menghargai sikap mengalah kita, namun tidak sedikit juga orang yang menjatuhkan
kita disaat kita mncoba utk mengalah. Tp prinsip tetaplah prinsip, sampai detik
ini sy masih ttp memegangnya sebagai bekal sy menyalamatkan diri dari kebencian
orang-orang di sekitar sy, namun yang harus dirubah adalah bagaimana menyikapi
prinsip itu sendiri.
Jujur dadaku sesak saat ini, darah jantungku trasa mendidih dan suhunya
sangat panas, tapi otakku beku bak es batu yg hampir tak bisa lg mencair,
kulitku trasa melepuh seperti hatiku yg kian mengeras..Seakan smua anggota
tubuhku ikut mrasakan kehancuranku di saat ini, disaat sy mengetahui bahwa
orang yg slama ini sy anggap baik, ikhlas, tulus adalah benar-benar orang yang
baik lahir bathin. Sayang tiga tahun mengenal mereka tidak cukup untuk
menyimpulkan mereka adalah orang yg baik.
Mungkin tak layak jika sy harus secara detail menceritakan permasalahan sy,
krn di dalamnya ada masalah orang lain juga yang tentunya berkaitan dengan sy.
Intinya, hanya karena bicara dlm kondisi bercanda ada seseorang yg tersinggung
dengan kalimat yang sy ucapkan, sebenarnya bukan menyinggung dia hanya saja
sepertinya orangnya terlalu sensitif sehingga terlalu merasakan kalimat sy
sepenuhnya utk menjatuhkan dia, padahal sy sama skali tidak bermaksud
menjatuhkan siapapun, atau mungkin juga karena kalimat sy terlalu mengena di
hatinya walau sy tak bermaksud menyakitinya. Karena rasa sakit hatinya dengan
kalimat canda sy itu membuat dia seolah-olah ngin membalas dendamnya dengan
menghasut orang-orang yg dekat dengan sy utk tidak menyukai sy dan menuduh sy
yg tidak-tidak. Sy tinggal di Kompleks perumahan,seperti layaknya perumahan di
mana-mana para ibu-ibu di tmpat tersebut sebagian besar menyukai kegiatan yg
bernama “GOSIP”..__malah mereka akan betah skali duduk smpai berjam-jam hanya
karena gosip. Dan…yang membuat sy lebih tidak suka lagi, dia berhasil
mempengaruhi orang yg slama ini sy tahu baik pd sy, mungkin karena dia membolak
balikkan fakta atau entahlah dia bicara apa sampai-sampai orang yg slama ini
bisa dikatakan dia dekat dan baik pd sy malah ikut-ikutan membicarakan sy…yg
lucu, apa yg dia katakan sama sekali tidak benar. TERL ALU….. itu sangat
menyakitkan sy, karena kebusukan bibirnya sy merasa menjadi orang yg cukup
rendah di sebagian tetangga walaupun tidak semua, ada sebagian lagi yang tidak
percaya dengan omongannya, namun bagaimanapun sy merasa malu,direndahkan dan
dipojokkan seolah-olah sy adalah terdakwa yg memang benar-benar bersalah adalah
pukulan yg menyakitkan buat sy sementara itu sama sekali tidak benar. Pandainya
mulut bicara memutar balikan kata hingga dpt meyakinkan orang lain percaya
padanya yg berdusta, memfitnah,dan menjatuhkan orang lain, tak perduli itu dosa
dan berakibat fatal bagi orang lain bahkan baginya juga. Lupa kalau Tuhan
selalu akan melindungi yg benar dan yg salah tetaplah salah.
Alhamdulillah…memang sekarang suasana sudah membaik, tetapi sy masih saja
merasakan sakitnya karena tidak terima dibicarakan seperti itu.
SubhanAllah…sangat benar firman-firman Allah dan hadist-hadist Rosul yg
mengingatkan kita akan BAHAYA LISAN..__
Astagfirullah..__...
Sy sangat menyesali keadaan ini, tak pernah terbayangkan di pikiran sy untuk
menghancurkan orang lain, menjatuhkan harga diri orang atau menghina sesama sy,
karena sy sangat menyadari smua kekurangan sy, kelemahan dan kedudukan sy
sebagai insan yg lemah. Sy cukup tahu diri, dan tak pernah berniat menjadi
pengacau atau bahasa kerennya sekarang kalau tidak salah Propokator..tp knapa
sy yg dituduh sebagai pelakunya. Bukankah tak ada untungnya buat sy, buat kita
smua utk membicarakan kejelekan atau kekurangan orang lain. Dan jika sy tidak
suka diusik ketenangan sy, untuk apa sy mengusik ketenangan orang lain, jika sy
tidak suka diadu domba knapa sy mengadu domba orang lain, domba aja nggak suka
di adu kok malah manusia diadu ma domba… Smoga selamatlah orang yg telah
membuat aib utk sy, disejahterakan hidupnya dan diampuni dosanya.
....__INTROVEKSI DIRI….___
*BerCanda yg berlebihan*
Terkadang kita bercanda asal bunyi aja (ASBUN: singkatan yg diresmikan.red_)
tanpa kita sadari dan mungkin tidak kita niati kalimat kita tersebut telah
menyakiti hati orang-orang di sekitar kita walaupun itu dengan kalimat yg
sederhana seperti pengalaman sy. Tidak jarang juga, orang menyalah artikan
kata-kata kita padahal bukan seperti itu yg kita maksudkan, tp namanya udah
sakit hati ya tetap sakit dan tidak ada toleransi utk menerima tawaran
penjelasan dr apa yg sudah kita katakan, dia tetap pada maksudnya, pada
pemahamannya yg salah dan pada egonya tentunya..
Sering juga sy alami di lingkungan sy saat berkumpul dan bercanda, tak
jarang ada celetukan-celetukan kasar atau hinaan pada sesama…misalnya memanggil
teman dengan kekurangan anggota tubuhnya “ee pincang”..”pele” (bhs lombok yg
berarti _ matanya cacat sebelah)..”kurus” (panggilan utk orang kurus) ato
“oboh” (panggilan utk org yg berbadan gemuk), “Bulat” ( panggilan utk orang yg
berkulit hitam), “Jring” (panggilan utk orang yg berambut kriting ikal),
“Pontot” (panggilan utk orang yg berbadan pendek), “tompel” (panggilan utk yg
mempunyai tompel), dan banyak lagi panggilan-panggilan yg menyebutkan
kekurangan fisik seseorang…Lalu apa kita sudah sempurna dengan memanggil orang
lain seperti itu.
Pernah juga sy mendengar teman bercanda, dia mau mentraktir makan tp dia
dengan PDnya bilang, “sy aja yg traktir kan
sy banyak uang hasil bisnis sy, lagian kalian kan
semua pelit-pelit, nggak berani bayar takutnya uang dapurnya kurang, maklum penghasilan
pas-pasan…kalau sy banyak uang sampingannya dan bisa cari sendiri, nggak kayak
kalian Cuma ngarep dr suami aja”…
Hoo..hoo…menurut anda layakkah kita bicara seperti itu…?? Kalau mau
mentraktir, ya traktir aja bu’…nggak usah pake ngoceh, pidato panjang lebar
gitu…yg emangnya mau dpt pahala krn mengenyangkan temen dan bagi-bagi rezekya
malah nggak jd, diganti ma dosa krn sudah menyinggung orang lain jika ada yg
tersinggung dengan bahasa candanya, dan dosa karena kesombongannya yg lebih
rezekynya, dan tanpa disadari kalimatnya telah menurunkan derajatnya., bukankah
itu bukan bahasa orang yg berpendidikan sedangkan yg bicara adalah orang yg
sangat paham pendidikan...__
Ada lagi yg perlu kita jaga pada saat bercanda/bergaul…terkadang kita juga
bukannya tak sengaja tp ini pasti disengaja…menyenggol, mendorong, menarik
sampai jatuh, seperti apa yg dilakukan di acara Overa Van Java….tp kalo’ OVJ
itukan ngelawak, walau aku terkadang kasian jg ma bintang tamunx yg dikompakkin
utk dijahilin, yach ini di luar OVJ…tp cara kita di lingkungan kita. Mungkin
sebagian teman bisa terima, tapi bagaimana dengan teman yg tidak suka
diperlakukan seperti itu. Sy jg pernah mengalami hal ini, teman-teman bercanda
dan sebagian teman kompak utk menjahili teman lainnya dengan mengangkat teman
lainnya (satu orang) lalu memasukkannya ke dalam parit yg kering, setelah itu
mereka mentertawakannya beramai-ramai, walau bukan sy yg diperlakukan begitu,
dan sy tidak juga menjadi pelakunya, tp sy mrasa kasian dan malu melihatnya,
seandainya dia itu adalah sy, pasti sy dah nangis…hhhhhh…maklum sy terlalu
cengeng dan perasa..__
*Bicara tanpa kendali*
Terkadang juga kita bicara terlalu banyak, seperti kata orang “TONG KOSONG
NYARING BUNYINYA” apalagi kalo pake kaleng susu, diisi krikil, dilempar ke
jalan, kemudian ditendang-tendang kayak bola, Naah…itu persis seperti kebiasaan
ibu-ibu yg doyan gosip tp ngk mutu..__
Bicara terlalu asyik buat orang-orang yang hoby melakoninya, terutama para
BIGOS MANIA (Biang Gosip), tanpa disadari omongan dah kemana-mana tuch, entah
ngurusi rumah tangga oranglah, entah ngurusi harta dan hutang oranglah (mending
mau di bayarin), entah ngomongin isi dapur tetanggalah, entah tuduhan
aneh-anehlah, yg penting bisa ngomongin kejelekannya orang, yg bagus-bagus mah
nggak prnah disebut bahkan ngk perduli ma kebaikan orang yg diurus
jelek-jeleknya doang, atau sekedar coment setelah si pulan lewat di depan
mereka yg sedang asyik ngerumpi…mentertawakan satu demi satu orang yg di
lihatnya, mengejeknya dgn mencibir, coment bajunyalah, coment, kacamatanya,
coment dandananya, coment sepatunya/sandalnya…Ach..pokoknya ngk penting
gitu…maklum orang seperti itu mungkin merasa dirinya sudah sempurna. Hmm…”MEMANG
LIDAH TAK BERTULANG”..__…BUT..orang-orang seperti itu kira-kira dapet untung
apa ya…??
Atau apakah sy sedang gosip jg nech…Ach sy tidak sedang gosip, maksud
sy…Cuma mengeluarkan uneg-uneg sy aja yg bikin sy sesak. Kebiasaan gosip
ternyata juga bisa menguntungkan loo… tp buat sebagian orang saja, seperti
presenter gosip…dpt gosip dpt duit plus dpt bonus dosa jg dr
Tuhan…Walllaahh…untung aja sy ngk ditakdirkan jd presenter…hhhh…*Bersyukur*
Atau cari dut skarang terlalu sulit sehingga gosip jg dijadikan jalan, wah ini
mirip-mirip ma jalan pintas…di televisi byk banget tuch acara yg ngurusi rumah
tangga orang, entah judul acaranya “BIBIR PLUSlah”, “KASAK-KUSUKlah”,
“SILETlah”….atau apalah namanya, sy tidak hapal betul yg pasti sy tidak suka
acara sejenis ini..__ Lisan itu menjadi racun jika kita tak pandai-pandai
menjaganya. SO..JAGALAH LISAN…hati-hati bicara, jgn karena kalimat yg keluar dr
mulut kita menyakiti hati orang lain, dan jangan merasa menjadi orang yg hebat
agar kita tak menjatuhkan orang lain…biasa sajalah saudara, jadi orang jangan
neko-neko, hidup dgn sederhana, prasangka baik, dan tak ada salahnya mengalah
disaat-saat tertentu, tp juga jgn mau donk harga dirinya dijatuhkan…__Klo ada
yg menjatuhkan begitu, kita jg punya hak utk membela diri, Bicaralah…ini baru
tepat saatnya kita bicara…tp jgn balik menjatuhkan orang yg pernah menjatuhkan
kita…Ach TEORI..__
Menyembunyikan duka di balik tawa...
Memendam lara di balik senyum mesra...
Saat hati luka di gores...
Ketika airmata sayu bergenang...
Diri terpaksa menahan tangis...
Tiap kali jiwa bergelora...
Di pendam segala marah, tangis dan lara...
Walau seringkali di uji kesabaran...
Rela segalanya terjadi jua...
Menyembunyikan hati yg tersayat...
Menyudut dalam perasaan yg terluka...
Lalu di simpan segalanya di kamar hati...
Tanpa disadari, tetesan kesedihan itu hadir
Menemaniku di sini…
di kamar sepi
terpendam segala duka, luka yg tak pernah kuinginkan
Berdarah kembali mencetuskan tangis yang yg tak berarti
Iba merajai hati tak terobati
Terbalut segala rasa dendam, marah, benci namun rindu
Diri tak mampu lagi menahan, rindu yg ternodai..__
Catatan berdarah Ikhwanul Muslimin di Jantung Mesir:
Nabila tidak pernah membayangkan, kunjungannya ke Penjara Militer akan mengubah total jalan hdupnya. Seperti mencelupkan diri di Pelataran Neraka. Di tempat itu, Nabila menyaksikan segala kekejaman yang tidak ada bandingnya di belahan bumi manapun.
*
Orang-orang telanjang di gantung dengan kepala di bawah, sementara badannya lumat dilucuti cambuk. Wanita-wanita itu histeris ketika taring dan kuku tajam anjing-anjing haus darah mengoyak tubuh mereka. Para tahanan yang telah roboh oleh siksaan di tenggelamkan di danau dingin atau dilemparkan ke Padang Pasir Abasea...
*
Hari itu, Nabia sadar siapa sebenarnya Letkol Athwa Al-Malwani, sang Kepala Penjara Militer yang juga tunangannya. Diapun memutuskan untuk melepaskan diri dari cengkraman Athwa.
Segala menjadi sulit bagi Nabila. Tampaknya, lolos dari cengkraman Athwa menjadi suatu hal mustahil, meski Nabila rela menebusnya dengan nyawa.
Aku terduduk disini, terfokus pada layar laptop Compaq hadiah dr suamiku tercinta yang ada di depanku, jari-jari ku menari diatas keyboard sambil terkadang tertawa dan tersenyum melihat apa yang ada di depan ku. Selalu ada saja hal yang baru dan kabar dari teman yang kulihat disini. Begitu besar kebutuhan oranng saat ini kepada social networking, seperti facebook. aku juga adalah salah satu korban dari fenomena ini, tak afdhal rasanya hariku jika tak membuka facebook sehari saja. Baik Cuma untuk mengecek status, update status, melihat pesan dan juga mengirim coment-coment pada status teman-temanku.Sebuah status dari seorang teman lamaku yang masuk di berita terbaru. Berita yang yang lebih up date daripada news line yang ada di tv one atau metro tv, apalagi televisi yang hanya menayangkan hiburan dan entertainment semata.
.
*
Status Menggelitik
Temanku yg sejak dulu aku kenal slalu Percaya Diri (PD) sekaligus Narsis di manapun dia berada, walau terkadang dia bagi orang lain lucu dan cukup mengherankan berkat sifat PDnya yg berlebihan, status hari ini tak jauh berbeda dengan status-statusnya sebelumnya. Dia slalu menulis status yg sedikit menggelitik, merasa diri paling cantik dan banyak yg tertarik padanya mungkin itu pikiran di otaknya sehingga dia berulangkali mengupdate status bak wanita yg diperebutkan banyak lelaki, bahkan lelaki yang sudah mempunyai pasangan hidupun tergoda padanya. Hmmm….padahal…menurut aku pribadi dia biasa-biasa saja bahkan mungkin di bawah standar biasa…tapi tak ada salahnya dia menganggap dirinya cantik, daripada nggak ada yg bilang dia cantik mendingkan ngatain diri sendiri. Lucu saja membaca status yg terlalu percaya diri, aku tak pernah comentar, hanya selalu tersenyum setiap kali membaca statusnya, yg lebih menggelitik lagi dalam sehari dia bisa update status lima sampai enam kali, bahkan aku pernah membuka wallnya statusnya ada delapan kali dalam sehari. Facebooker setia nech…__
*
Status Aneh
Ada lagi status temanku yg aneh, Dia teman SMAku lelaki, entah kenapa dia sekarang menjadi politikus, setap kali aku membaca statusnya selalu saja mengenai politik, sayangnya isi statusnya tidak ada yg membangun dan memotivasi para remaja sekarang, statusnya selalu berisi cacian dan makian kepada para pejabat Daerah seperti Gubernur dan Bupati, bahkan dia terkadang menghujat Presiden melalui Statusnya. Lantas apa yg meguntungkan jika kita update status bodoh seperti itu, Please dech…FB bukan tempat berpolitik, bukan tempat menghujat, bukan tempat mempropokator, dan juga bukan tempat pamer harta, pamer kecantikan and bla…bla…bla….Banyak status yg sering membuat aku mengerutkan alis karena menyayangkan status yang terkadang terlalu berlebihan seperti halnya teman yg update status mengenai masalah rumah tangganya, Hmm..bukannya itu harus dirahasiakan…bukannya itu sama juga halnya dengan kita menyebarluaskan aib sendiri…??
*
Status Unik
Ada juga status yg mungkin bisa dibilang sedikit unik Ya…mereka teman2ku bahkan para keponakanku, sepupuku dan adik kandungku yg berada di daerah Jogja yg beberapa waktu lalu bahkan samapai sekarang dilanda musibah dengan meletusnya Gunung Merapi. Gempa, Gunung Meletus, Hujan Debu, Pengungsi atau apalah namanya bukan masalah buat orang-orang yang ada di DIY, buktinya masih bisa update status tuh …___ benar apa kata kawanku yang satu ini. Sangat biasa bencana datang di negri ini, sepertinya kita terbiasa dengan banjir, kebakaran, gunung meletus, gempa, mungkin tsunami juga akan menjadi hal yang biasa di negri ini. Hampir dalam setiap khutbah Jum’at di tempat tinggalku yg Masjidnya tak jauh dari rumahku sehingga aku bisa menyimak isi dari khutbah tersebut, bahkan acara-acara pengajian di Televisi yang aku dengar selalu berkata “pekalah terhadap tanda-tanda dan peringatan dari Allah dari bencana-bencana yang ditunjukkannya”. Mungkin karena sudah biasa dengan peringatan-peringatan tersebut sehingga kita menganggapnya hanya seperti rambu lalu lintas yang dapat kita lewatkan seenaknya apalagi jika tak ada yang mengawasi. Atau menganggap musibah tersebut biasa seperti saat kita mendengar orang yang kita kenal mengalami kecelakaan saat mengendarai motor atau apalah lainnya lalu kita hanya berkata “innalillahi, kok bisa?! Motornya nggak apa kan?!”.
*
Status Lucu Sebuah status lain di bagian bawah juga membuatku tertawa terpinggkal-pingkal beberapa jam yang lalu. Satu lagi orang yang curhat di facebook pada musibah yang menimpanya. Teman masa kecilku lelaki yang memang selalu lucu dan bicaranyapun tak pernah mampu ia kontrol, dan ternyata dia lakukan kebiasaannya itu di FB, dia selalu update status mengenai keadaannya, seperti hari ini dia update status kesialannya
>>(Temanku) status: Sial sekali aku hari ini…!!!
Entah mimpi apa aku semalam kok bisa kejadian hal memalukan
kayak gini. di tempat rame pula.
Beberapa coment mulai meluncur di wallnya,
Coment I: Kenapa kau ??
(temanku) :Ada lah…aku malu jika harus bercerita…pasti kamu akan ertawa dan mengejekku.
Coment selanjutnya :Hahaha…. Mang dah nasibmu hidup selalu sial…kasian sekali kamu Bro…
Dilanjutkan coment yg lain : Emang kenapa kamu..? Kayaknya ga pernah beruntung hidupmu..?? ____
.............______ Wkwkwkwk……. Aku teringat cerita ponakanku yg masih duduk di bangku SMA, ia bercerita saat pergi mengantar ibunya ke pasar dia melihat orang yang mengalami kecelakaan karena menghindari razia sepeda motor sehingga dia tanpa sengaja masuk kedalam got, hanya pakaian yang kotor dan tidak ada bekas luka secara fisik, tetapi cukup melukai jiwa dan mental akibat rasa malu yang diderita. Sebuah peristiwa yang kubayangkan lebih lucu dari adegan Sule dan Aziz dalam OVJ . Aku mengirimkan koment lain padanya: hahahahaha lucu sekali pasti tadi ya …__ lalu akupun menyempatkan diri mengirim pesan lewat ponsel, ma’af aku mentertawakan statusmu, abis aku terbayang kalau seandainya kamu adalah orang dibalik cerita ponakanku, lalu dia membalas smsku,..cerita apa ponakanmu kawan..?? … ku ceritakan saja seperti cerita ponakanku, dan setelah dia membalasnya aku benar-benar terpingkal-pingkal tertawa karena ternyata orang yang dimaksud ponakanku adalah dia temanku yg lucu yang hari ini update status tentang kesialannya. Lalu dia sms lagi…PUASS kau mentertawaka aku..?? hhhhhhhhhhh…….aku justru menelponnya dan benar2 sedang tertawa di ponsel yg pasti dia mendengarnya, bukannya dia memakiku atau marah padaku tapi dia justru ikut tertawa. * Status Rindu-Rindu tapi Benci
Teman gadisku bercerita lewat statusnya : pergilah kau, pergi dari hidupku, bawalah semua kenangan bersamamu”
Yang diikuti dengan perubahan status menjadi Lajang…padahal sejam lalu statusnya bertunangan dengan …………??
Mantan sang tunanganpun memberi jempol,,, )): wah….rame nech…!!
Ada coment dari kawannya yang mengingatkan akan kisah cinta mereka yg terbina sudah tiga tahun, lalu sang pemilki statuspun bercerita tentang kejadian atau masalah yang sedang di alami bersama kekasihnya, hoho…gayung bersambut, mantanpun akhirnya coment dan…wow….baikan lagi dech lewat FB…
Ada manfaatnya juga, tapi jadi ketahuan masalahnya dech…heheee…terserah kalian mau menilai merekalah…!!
***
Yang lebih lucu,unik juga aneh, tetanggaku yang masih SMA mengganti statusnya menjadi menikah. Aku tersenyum melihatnya, entah kapan tetanggaku yang masih SMA ini menikah, tapi status udah jadi nikah aja. Nggak pake undangan, apalagi upacara, bahkan berita pernikahannya di kampungkupun tak terdengar. Makna pernikahan kayaknya udah nggak sesakral zaman dulu. Skarang status bisa jadi mainan.
Teman suamiku mengganti pekerjaannya menjadi petani, padahal yang aku tahu dia seorang Pegawai di Bank Swasta. Ponakanku yang masih duduk di bangku SD kelas enampun tidak ketinggalan, dia yang aslinya bersaudara tiga tapi di FB mempunyai duapuh delapan saudara, nama-nama itu diambil dari para sepupu atau keluarga lainnya yang ada di FB termasuk aku.
***
Cara mereka mengungkapkan perasaan mereka cukup menarik. Melalui FB rasa mereka terlampiaskan, mereka mengungkapkan kekesalan, kerinduan, kemarahan, kasmaran, kesialan dan kesedihan mereka dengan meng-update status, yg justru tanpa mereka sadari rahasia mereka diketahui oleh orang banyak. Termasuk aku…tidak mau dikatakan munafik, akupun sering update status mengenai isi hatiku, kekesalanku dan rasa bahagia yg sedang bergejolak di hatiku, namun mungkin aku perlu memberi sedikit saran buat teman-teman supaya lebih terkontrol dalam update status, jika itu tak layak diketahui orang banyak janganlah disebarkan lewat FB, terutama jika berkaitan dengan masalah rumah tangga karena tak ada rumah tangga yang tak mempunyai masalah, perkelahian kecil atau besar itu adalah bumbu-bumbu dari rumah tangga…kita diciptakan berbeda dalam berbagai hal, tak mungkin ada rumah tangga yang tak dihiasi dengan masalah, semuanya hanya ujian, kita yang mengaturnya…jangan kita sebarkan aib kita sendiri, karena bukannya tidak mungkin orang lain akan berpikiran negatif kepada kita dan pasangan kita. Saya bukan sok menggurui atau sok apalah istilah sok-sok yang lainnya, tapi saya hanya sekedar mengingatkan agar kita sama-sama bisa mengontrol diri. Karena seringkali sy membaca status dari teman-teman yg berkaitan dengan rumah tangga.
Ups…Ma’af kalau saya berlebihan saudara…___